HFIS
PT. SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (PERSERO)

Berita Bina Lingkungan / 29 Oktober 2015

SMF Pecahkan Rekor MURI Baksos Pemeriksaan Gigi 5712 Orang dalam Dua Hari

Kuningan 29 Oktober 2015 – PT. Sarana Multigriya Finansial (Persero) bekerjasama dengan KIMMI (Divisi Kesehatan Yayasan Inspirasi Anak Bangsa), PDGI Pusat dan Wilayah Kuningan, serta      Pemerintah dan Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, dalam rangka Hari Kesehatan Nasional memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) bakti Sosial Pemeriksaan Gigi Gratis 5712 orang dalam dua hari 28-29 Oktober, serentak di 6 tempat di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.

Kegiatan yang dipusatkan di SMA Negeri 3 Kuningan Kota, ini dihadiri langsung oleh Direktur SMF, Sutomo, Wakil Bupati Kuningan, H. Acep Purnama, Perwakilan dari PDGI (persatuan Dokter Gigi Indonesia) Cabang Kuningan, dan KIMMI. Adapun enam lokasi pemeriksaan ini diantaranya SMAN 3 Kuningan, SDN 17, SMPN 7, SMAN 1, SMAN 2, dan Universitas Kuningan.

Selain pemeriksaan gigi, kegiatan ini juga memberikan penyuluhan khusus kepada masyarakat.Pada kesempatan yang sama, pihak MURI secara resmi menyerahkan sertifikat rekor kepada SMF.

Direktur Utama SMF, Raharjo Adisusanto, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bukti komitmen SMF, sebagai badan usaha milik Negara dalam menjalankan fungsi tanggung jawab sosial, khususnya dunia kesehatan, dalam menjaga pola hidup sehat. Kedepannya diharapkan terjadi sinergi lewat aktifitas pengabdian kepada masyarakat sehingga tercipta kehidupan yang harmoni dengan saling mengasihi kepada sesama.

“Lewat kegiatan ini kami berharap status kesehatan gigi masyarakat bisa meningkat, beriringan dengan meningkatnya kesadaran dan kemandirian masyarakat dalam menjaga kesehatan gigi sendiri maupun keluarga,”ungkap Direktur SMF, Sutomo, dalam kesempatan tersebut.

Sejatinya penyakit gigi dan mulut merupakan penyakit terbanyak di Indonesia, khususnya peradangan gusi dan gigi berlubang. Kurangnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat, rasa takut untuk berobat, mahalnya biaya berobat serta kurangnya sarana pengobatan gigi di daerah menjadi factor pemicu angka penyakit gigi di Indonesia. Kebiasaan menyikat gigi dengan benar sangatlah penting agar terhidar dari penyakit gigi dan mulut.

×